Rurumin.net - boo no header yet

Qantas QF-41 Sydney ke Jakarta ( No Comments » )

Penerbangan internasional Qantas QF41 dari Sydney (Kingsford Smith International Airport SYD) ke Jakarta (Soekarno-Hatta International Airport CGK) menggunakan pesawat Airbus A330-300 ini boleh dibilang berkesan. Seperti yang semua orang tahu, Qantas adalah maskapai penerbangan Australia yang melayani berbagai rute penerbangan domestic Australia maupun internasional. Perjalanan kali ini membutuhkan waktu 7.5 jam langsung dari Sydney ke Jakarta. Menurut jadwal kali ini, pesawat ini berangkat pada pukul 13:50 waktu Sydney dan sampai pukul 18:35 waktu Jakarta.

Sebelum keberangkatan

Pemesanan tiket ini tergolong mudah. Tinggal beberapa klik di internet, tiket sudah dapat di print. Untuk maskapai Qantas tidak diperlukan untuk reconfirm penerbangan, namun untuk pastinya dapat bertanya kepada customer service, jam berapa pesawat itu berangkat. Seat dan makanan juga dapat direquest via online. Aku memesan window seat.

Bagasiku dengan berat 23.80 kilogram diijinkan masuk tanpa biaya, padahal batasnya adalah 23 kilogram. Mungkin karena pesawatnya kosong, jadi peraturannya agak lembek. Si petugas check-in juga bercerita kalau dia mempunyai tetangga orang Indonesia, yang tinggal di Sydney dan Jakarta setiap 6 bulan. Dia bahkan mengucapkan terima kasih dalam logat bule.

Keseluruhan dalam membeli tiket dan check-in Qantas dapat dibilang sempurna, karena kemudahan dan kenyamanannya disbanding maskapai penerbangan local.

Rating: 5 / 5

Boarding

Setelah selesai imigrasi, aku menuju ke tempat tunggu sebelum naik pesawat. Maklum, karena datangnya kepagian, jadi menunggu rada lama. Terlihat tiga pesawat Airbus A380-800 di kejauhan milik Singapore Airlines, Qantas, dan British Airways sedang menunggu penumpang. Hebat sekali, Sydney sekarang jadi terminal pesawat superjumbo. Sementara itu, aku sekalian cuci mata di duty free shop, namun tidak membeli apa-apa. Setelah menunggu lumayan lama, akhirnya tiba saatnya boarding. Si petugas mengumumkan pertama kali untuk penumpang business class dan keluarga yang mempunyai anak. Namun, terlihat sekelompok orang Indonesia, yang segera berdiri antri tidak sabar masuk ke pesawat. Dalam hati aku berpikir, dasar, ngga bisa bahasa Inggris. Setelah itu, pengumuman kedua untuk para penumpang ekonomi. Aku belum segera antri, karena aku tahu pesawat nggak bakal berangkat kalau aku belum naik. Ya… ngaret dulu ah. Sampai ketika antrian hamper selesai, baru aku jalan. Si petugas memeriksa tiketku dan menyobek bagiannya.

image006

Rating: 5 / 5

 

Rating: 3ke pesawat, para flight attendant dengan ramah menunjukkan tempat dudukku di paling belakang. Wah, aku merasa menjadi raja, pesawatnya kosong. Ada seseorang flight attendant yang ramah, bahkan mengingat namaku. Dia bercerita kalau pesawat ke Jakarta biasanya kosong, namun yang balik ke Sydney biasanya penuh. Kapan lagi, langsung aku selonjoran makan dua kursi seperti di business class. Padahal, aku bisa aja ambil yang 4 kursi sekaligus, namun ya… jaga image dong. Si flight attendant juga bercerita kalau setelah ini, dia menginap di hotel mulya. Dia bisa berbahasa Indonesia, dan bilang kalau dia berasal dari Singapore.

image005image013

Rating: 5 / 5

 

Menu Makanan

Menu makanan Qantas ini boleh dibilang lumayan. Selama penerbangan, ditawarkan dua makanan, dengan tiga kali refreshment.

 image015image004

Rating: 4 / 5

 

Fasilitas

Fasilitas di pesawat boleh juga. Toiletnya seperti kebanyakan pesawat lainnya. In-Flight entertainmentnya lumayan. Pesawat Airbus A330-300 dilengkapi dengan layar TV pada setiap kursi. Walaupun begitu, kurang bisa dinikmati secara maksimal karena layarnya yang kecil dan controllernya yang kurang peka. Walaupun begitu, aku sempat bermain tetris selama 2 jam. Majalah Qantas yang disediakan di laci kursi boleh dibilang lumayan. Musik dan Film tersedia untuk dinikmati, dengan headphone tersendiri.

Rating: 3.5 / 5

 

Setelah sampai di Indonesia, pesawat dihubungkan dengan dua aerobridge, menuju ke terminal. Lumayan untuk Soekarno-Hatta, toiletnya sudah lumayan bersih dibandingkan dahulu. Lalu aku segera ke imigrasi yang hanya antri 2 menit, lalu mengambil bagaasi, dan pulang.

 

Kesimpulan, Dari seluruh aspek, baik sebelum keberangkatan, boarding, pelayanan, menu makanan, dan fasilitas, Penerbangan Qantas dari Sydney ke Jakarta ini dapat diberi rating 4 / 5. Aspek pelayanan diberi poin maksimal dari keseluruhan, karena memberikan pelayanan business class untuk para penumpang ekonomi.

Trend Facebook ( 1 Comment )

Ini adalah hasil pengamatan gw selama di facebook.

  1. Sarana infotainment, rata-rata ada 10 kuis hasil temanmu tersebar ke seluruh network.
  2. Sarana cari perhatian, terutama menulis notes: hasil curhat, kopi-paste, puisi, diskusi ilmiah, dll. Mentag foto asal2an, hanya supaya orang tersebut terkecoh.
  3. Sarana diskusi, Notes berubah menjadi bahan diskusi dan curhat, terutama di bagian komentar
  4. Sarana mencari teman, Add semua orang! Temanku harus lebih dari 1000! Padahal rata-rata teman facebook di dunia hanyalah 100
  5. Sarana menghabiskan waktu: Games, Komentar, Mencaci-maki, dan mendukung Megawati Soekarnoputri
  6. Sarana penjunjung subyektifitas: berbagai macam kuis berbahasa Indonesia yang ngaco dan tidak jelas
  7. Sarana narsis: Berbagai macam foto album pribadi dipunggah, kebanggaan tersendiri
  8. Sarana mengucapkan selamat ulang tahun: mudah, murah, cepat, dan efisien
  9. Sarana menyebarkan sesuatu: Bahkan Yesus Kristus pun punya email dan facebook.
  10. Sarana tidak bekerja: Cukup jelas

Wow. Kenapa facebook ku berubah menjadi seperti ini? Padahal tujuan utamaku bergabung dengan facebook adalah untuk tetap keep-in-touch dengan teman-teman lama.

Kenapa teman-temanku mudah sekali berbagi cerita, foto, dll. Aku jadi ingat, ada seseorang disini yang mempost foto dirinya telanjang di tempat cucian KFC, orang tersebut dipecat. Juga, ada orang yang menulis komentar bahwa perusahaan ini jelek, dia dipecat. Ada berbagai macam status update yang membuat orang dipecat. Polisi menggunakan foto facebook sebagai bukti di pengadilan.

Facebook itu sepertinya sudah mendarah daging. Susah untuk tidak mencetak high score baru dalam Word Challenge. Susah untuk tidak bermain dengan pet kesayangan di Pet Society. Susah untuk tidak mengomentari status teman yang berisi “Aku baru saja kentut”. Susah untuk tidak mengisi kuis baru. Susah untuk tidak mengopi paste sesuatu yang lucu. Susah untuk tidak mengupdate profile. Susah untuk tidak mengganti foto yang baru. Susah untuk berbagi video yang lucu. Susah untuk tidak menulis notes yang baru. Susah untuk tidak mengadd 10 teman sehari. Susah untuk tidak mengecek facebook setiap jam sekali. Susah. SUSAH!!!

“Bodo amet, facebook gw ini!”
Oh, facebook kamu? KALO INI BLOG GW. BODO AMET AMA LU.

Jaman ini sudah edan.

Facebook itu Menakutkan ( 2 Comments )

Belakangan ini, memang gw rada aktif di facebook.

Kesimpulan gw, Facebook itu menakutkan. Kenapa?

Ada pengalaman gw memakai facebook. Begitu banyak orang yang tidak gw kenal mengadd gw. Siapakah orang tersebut? Adik kelas kita di SMAK5 kah? Seseorang teman lama kah? Ataupun seorang pencuri identitas? Gw sadar, gw telah berbagi banyak personal information di facebook. No telpon, alamat rumah, sekolah, umur, tanggal lahir. Bagaimana kalo seorang pencuri identitas mencuri no telpon? Bisa saja dia melihat White Pages, terus secara otomatis terlihat nama orang tua gw. Bisa juga dia mengirim surat ancaman ke rumah gw. Bisa juga dia menteror gw.

Ada kejadian pas gw menulis shout di facebook. Maksud hati gw ingin melampiaskan amarah terhadap seseorang dengan menulis link cacian di facebook. Terlihat banyaknya orang yang mengomentari. Bisa saja seseorang itu melihat facebook gw terus menuju blog ini. Atau bisa saja seseorang teman dekatnya memberi tahu dia. Ada juga kalau gw hanya ingin melampiaskan suasana hati. Banyaknya orang yang sepertinya perhatian, alias kepo? Padahal mungkin maksud mereka baik, tapi rasanya risih.

Facebook chat. Ada seseorang yang menjadi teman di facebook, dan hidup gw ga terlalu mau diganggu dia. Aku bisa saja pura-pura offline, tapi mustahil untuk offline setiap hari. Dia bisa saja mengganggu gw setiap saat, ketika sedang melihat facebook.

Menulis di facebook juga dapat menjadi bumerang. Ada seseorang yang menulis bahwa dia bolos bekerja hari ini di facebook. Bossnya yang melihat shoutnya, langsung memecat dia esok harinya.

Tidak lupa foto-foto facebook. Semua orang bisa melihat album foto pribadiku. Menakutkan bukan? Fotoku yang memalukan, yang aneh, bisa saja diupload seorang teman dan dijadikan bahan ejekan seantero dunia.

Grup-grup yang menyesatkan. Banyak grup di facebook yang mengharuskan untuk menginvite semua orang, padahal tidaklah perlu. Malah itu menjadi gangguan buat gw. Tidak lupa aplikasi-aplikasi yang sepertinya menantang kita untuk menjadi yang terbaik. Menghabiskan waktu di facebook ketika kita harus belajar. Mengurangi waktu bermain, dan juga mengurangi waktu membuat PR.

Komentar yang kuberikan kepada temanku bisa dilihat sejagat. Mungkin kalau gw sudah in Relationship, langsung ratusan temanku tahu. Mungkin juga kalau gw putus, infonya langsung menyebar, lebih menakutkan daripada gosip Silet di RCTI.

Dari semua itu, yang paling menakutkan adalah berbagi informasi. Maka dari itu, aku tak sembarang mengapprove teman. Bisa jadi itu bukanlah teman, tetapi orang yang ingin mengganggu hidup gw. Bisa jadi itu polisi yang menyamar. Bisa jadi itulah orang tua kita (mungkin ga ya?) Laksana mandi di kamar kaca, semuanya kelihatan di wadah Facebook ini. Maka dari itu, gw akan selalu berhati2 memakai facebook.

Quick Update ( No Comments » )

Setelah beberapa lama tidak diperbarui, akhirnya blog ini ada juga isinya.
Ada banyak hal yang mau gw ceritain. Pertama, gw baru aja upgrade server blog. Hmm…. Shared hosting. Ada sih temen yang mau share dedicated hosting. Jadinya kayaknya website gw bakal upgrade lagi.
Terus gw akhinya ada internet juga. Lumayan juga sih di tempat kosan, ada internet.
Udah itu aja dulu buat hari ini hehe

Jawa, Sumatra, dan Bali Telah Ada di Google Maps ( No Comments » )

Google telah memperbaharui datanya. Terakhir kali saya lihat pada bulan Desember, Hanya Bali yang lengkap. Sekarang seluruh pulau Jawa, Sumatra, dan Bali telah tercover oleh Google Maps.

http://maps.google.com

Kemampuan Manusia Untuk Hidup ( No Comments » )

Setelah hiatus selama beberapa hari, bolehlah saya menulis sesuatu yang agak berat :P
worlds_highest_swingKemarin saya berada di taman sambil bermain ayunan. Berayun-ayun santai sembari menikmati indahnya pemandangan orang berlalu lalang dan meikmati angin yang semilir. Tanpa disangka, datanglah seorang ibu dan seorang anak kecil berumur dua tahun. Sang anak dengan polosnya ia berkata “Mommy, can I play the swing?”. Sementara si ibu dengan santainya menjawab. “Yes, dear.”. Sang anak dengan cepatnya duduk di atas bangku ayunannya, persis di sebelahku. Kulihat matanya, tampak dia sangat gembira. Ibunya dengan setia mendorong ayunan tinggi sekali. Bahkan aku belum tentu bisa mencapai ketinggian itu jika aku harus bermain ayunannya sendiri. Aku sampai ngeri kalau tiba-tiba anak tersebut lepas pegangannya dan jatuh. Namun anak itu tampak senang sekali, dan berkata “Mommy, can you push me higher?”. Si ibu berkata “I’m trying to, sweetheart!”

Suatu kenangan masa kecil muncul di pikiranku. Waktu dulu ketika saya masih di sekolah dasar, ada dua buah ayunan di lapangan bermain. Aku selalu bermain di situ, dan selalu ditegur “Jangan tinggi-tinggi!”. Namanya anak kecil, kalau main ayunan pasti maunya tinggi-tinggi bukan? Lalu kenapa Si Ibu tersebut seperti mendukung anaknya untuk mencapai ketinggian yang lebih, walaupun bahayanya lebih besar?

Mungkin inilah yang membedakan sifat manusia di negara maju. Setiap individu didorong untuk mencapai prestasi lebih tinggi, walaupun tetap ada resikonya. Sewaktu masih di Indonesia, kebanyakan orang pasti bilang “Awas!”, “Hati-hati!”, “Jangan cepet-cepet!”, dsb. Seperti seorang psikolog Indonesia yang bilang, bahwa ancaman seakan sudah membudaya di Indonesia, contohnya lagu Nina Bobo, liriknya mengandung kata “Kalau tidak bobo digigit nyamuk”, yang memang telah jelas berisi ancaman.

Manusia memang perlu didorong untuk hidup. Menurut pendapat saya, seorang anak kecil tidak akan pernah merasakan kebahagiaan kalau belum pernah merasakan kesedihan. Seorang chef bukanlah seorang chef kalau belum pernah merasakan betapa panasnya api. Seorang pengendara mobil bukanlah seorang pengendara mobil kalau belum pernah menabrak.

Yang pasti, manusia tidak bisa hidup tanpa pengalaman, tanpa resiko, tanpa rasa bimbang.  kita dapat hidup selayaknya seperti diri kita sendiri, walaupun banyak aral melintang, kita terus maju.

Pemilu Lah Lah ( No Comments » )

Sebentar lagi Pemilihan Umum tahun 2009, untuk memilih Presiden dan Wakil Presidennya. Ini adalah pemilu pertama sang penulis.

Pemilu Indonesia tahun 2004 adalah pemilihan presiden dan wakil presiden secara langsung yang terbesar di dunia yang dilakukan hanya dalam satu hari. Hal itu akan terulang pada tahun 2009. Bercermin dari pemilihan umum Amerika Serikat, hanya ada 2 calon yang unggul dari sekitar 10 calon. Obama dan McCain. Bedanya, pada pemilu Amerika Serikat, setiap kali presiden, mata saya selalu melihat pada 1 calon presiden yang baru, dan 1 calon presiden incumbent, yaitu yang lama. Namun, bedanya pada negara kita, Lah… calon presidennya kok (hampir) sama semua dari pemilu-pemilu sebelumnya?

Pada tahun 2004, lembaga-lembaga quick count bermunculan seperti jamur. Belakangan ini, terkuak bahwa ada suatu partai yang membeli hasil suatu lembaga quick count, yang hasilnya…. jelas dong, pasti partai yang membeli tersebut nomor 1. KPU sebagai pemilik otoritas menghitung pemilu bahkan mencatat hasil perhitungan langsung live melalui internet. Benar-benar sakti. Walaupun masih sempat di crack orang, tetapi itu sudah menunjukkan bahwa KPU sudah melek teknologi.

Akan tetapi, para calon calon wakil rakyat belum melek sepenuhnya pada teknologi informasi. Bayangkan, president-elect Amerika Serikat dapat menghimpun sekian ribu dollar melalui internet. Bahkan dia mempunyai account di twitter, fan profile di facebook, account youtube, flickr, dll. Calon presiden Indonesia? boro-boro, mungkin mereka e-mail aja ga bisa. Bagaimana ini?

Bagi rakyat Indonesia yang tinggal di luar negri, seperti sang penulis, bahkan susah untuk mendapatkan informasi tentang para calon. Si penulis beruntung mendapatkan info bahwa pemilu dapat didaftarkan melalui email ke konsulat jendral.

Si penulis menjadi ingat suatu kejadian Pilkada di suatu daerah. Ceritanya ada satu calon yang mundur, sementara nomor urut sang calon berada di tengah-tangah. Jadilah nomor tersebut dikosongkan, dan gambar pun dihilangkan. Ada suatu pencoblos menempelkan gambar monyet di tempat kosong tersbut dan dicoblos.

Walaupun pemilu Indonesia calonnya kurang bervariasi, tetapi yang penting kita pilih yang baik. Jangan setelah kita pilih, abis itu dicaci maki. Sebaiknya kita tahu, memimpin 240 juta jiwa bukanlah tugas gampang. Walaupun itu bukan tugas gampang, masih aja ada yang kekeuh pingin jadi presiden.

Mari kita syukuri kebebasan demokrasi di Indonesia, walaupun para pemimpin kita yang dahulu ada yang setengah buta, ada yang menjadi agen CIA, ada yang betah 3 dasawarsa, ada yang berambisi tinggi, itulah ciri-ciri variasi pemimpin di Indonesia

Sejarah Diriku Tentang Chatting ( 3 Comments )

Tiba-tiba saat malam mulai menghadang dan perut mulai berteriak meminta pasokan, tanpa sengaja sebuah kenangan masa lalu terlintas di pikiranku. Hal itu tentang sejarah diriku menggunakan salah satu fitur Internet, yaitu chatting.

Chatting disini dalam arti menggunakan IRC, atau Internet Relay Chat. Mungkin sebagian besar orang tahu mIRC, itu merupakan sebuah alat untuk terhubung di IRC.

Pertama kali diriku benar-benar chatting sama orang melalui Internet adalah ketika gw SD. Percaya ga?

Saat itu ketika diriku sedang menunggu dijemput di tempat les inggris oleh ibuku yang ternyata lama sekali, diriku melihat teman satu kelasku sedang bermain di warnet lantai bawah tempat les tersebut. Dia sedang membuka suatu website dan terlihat asyik menekan tombol-tombol keyboard. Aku yang sedang bingung melihat tingkah laku seorang teman lesku yang aneh tersebut, secara tidak sadar menghampiri dan melihat di belakang dia. Dia sedang membuka suatu halaman website yang berisi sebuah java applet, jendela menuju ruang ngobrol dunia maya.

Temanku secara reflek menengadah ke belakang. Dia menjelaskan diriku bahwa dia sedang chatting, ngobrol dengan orang-orang yang tak dikenal di dunia Internet yang misterius bagiku saat itu. Sahabatku itu mulai mengajarkan bagaimana cara membuka halaman tersebut, dan mulai saat itu diriku mulai masuk ke dunia chatting.

Tak lama sesudahnya, diriku mulai bosan dan meninggalkan chatting di channel itu. Mungkin karena tak ada internet di rumahku, atau mungkin waktu itu Internet masih merupakan barang baru, sehingga diriku belum tertarik akan barang tersebut. Mungkin juga diriku lebih tertarik menonton Doraemon. Kali. Hahaha.

Waktu itu, Internet masih belum secepat sekarang. Warnet pun masih merupakan barang baru. Tetapi, diriku sudah mengerti salah satu kegunaan Internet. Ngobrol.

Ketika diriku beranjak SMP, IRC masih merupakan barang baru di Indonesia, dan hanya orang-orang tertentu di sekolahku yang bisa menggunakannya (baca: orang gaul dan melek teknologi). Aku mulai diajari menggunakan mIRC oleh temanku ketika SMP 2, dan mulai ngobrol di channel khusus sekolahku. Kira-kira hanya 5 atau 6 orang yang ada di channel tersebut, namun diriku tidak terlalu aktif. Akan tetapi, hal tersebut membuatku mengerti bagaimana mIRC itu digunakan.

Sekitar waktu itu, aku mulai mengenal internet lebih dalam dan mulai menggunakan ICQ (Sejenis Windows Live Messenger yang jaringannya paling terkenal saat itu, namun tidak cukup terkenal di Indonesia). Di situ ada suatu ruangan channel trivia (Sejenis kuis tebak-tebakan hangman). Aku aktif dalam channel tersebut dengan mulai menjawab pertanyaan-pertanyaan aneh. Di sana aku bertemu dengan seorang pengguna yang setiap kali aku ada, dia pasti selalu ada dan rajin menjawab pertanyaan. Sayangnya, diriku tidak terlalu lama disitu.

Saat diriku beranjak SMA, IRC telah berevolusi menjadi sebuah sumber informasi antar pengguna, dan mulai dari SMA 1 diriku mulai aktif dalam suatu channel di suatu server hingga sekarang. Pada mulanya, aku hanya sebagai user pasif, yang hanya mengikuti apa yang mereka bicarakan. Namun, lama-lama diriku mulai ikut berpartisipasi dan secara tidak langsung melatih diriku bahasa Inggris.
Semenjak aktif di channel tersebut, diriku mulai belajar akan kehidupan orang-orang tersebut. Ada yang bekerja keras dan giat, ada yang beruntung, ada yang sangat sial, ada yang tidak pantas untuk ditemani, ada orang yang extrovert, introvert, dan masih banyak macam lainnya. Tempat tersebut merupakan cermin dunia kita, yang tidak semua orang sama. Aku mulai belajar untuk tidak mempedulikan orang yang tidak aku suka, dan itu merupakan cikal bakal sikap cuek diriku yang mungkin menurut sebagian orang berlebihan.

Walaupun sekarang waktu chat diriku tidak sesering dahulu, tetap aku dikenal di channel tersebut sebagai orang lama dan senior. Diriku mulai belajar untuk menjalani kehidupanku seperti orang normal biasanya.

This Year is Going to an End…. ( No Comments » )

… while we get a new one soon. This maybe the last post for 2008.

First of all, Merry Christmas, although it was late, it always better than never.

This year is a milestone for this site. I got around 1600 unique visitors, 6200 visits, 24000 pages, and about 408 megabytes of bandwidth. Not bad for an unpopular blog. Another thing to say, this site official birthday is on 28th of December, means it will turn 1 in two days.

Also, my nick “auryle”, got it’s birthday in December 22nd. I’ve been using it approximately for 3 years.

Off topic, lots of people said where does my nick come from? Not from the jellyfish, Aurelia aurita, but actually it was born from a chemistry subject. When I was in the 10th grade, that was the first time chemistry taught and when I first saw the periodic table of elements, Aurum, the symbol of gold inspire me of Auryle. That was the history of my nick. Pretty weird right?

Back to topic, In my real life, 2008 was a great year, and a lot of things appeared as well. Yes, I know every year has got it’s own good, but let’s record what happened this year shall we?

January

February

- Flood strikes Jakarta, water comes to my house for about 1 centimeters height.

- Cleaning house like crazy.

March

April

May

- Finished the final exams for high school, got an 8.

June

July

- Officially not a high school student anymore.

- Filled 14 cavities in my teeth. (What??).

August

September

- Went to Australia.

October

- Starting foundation here in Australia.

November

- Officially an adult in Australia.

December

- First time buying stuff using Internet.

- rurumin.net 1st birthday.

- Bought my first laptop.

Too bad I cant remember all of things that happened each year. I should update when I remember it as soon as possible

Well, it also does not hurt if I said any interesting facts right?

Interesting facts in 2008.

- I got two perfect score (10) in my high school exams, all of it were mathematics.

- I’ve got no internet installed at home in this year. Fully no internet for a year. I was an internet addict at 2007.

- The first time I cook since instant noodles.

There are lots of interesting things as well, I’ll add it once I remember. Since I already got my laptop, I can actually update this site more often. All thats left is an Internet at my place.

Actually, since my laptop arrived, my life has been miserable. Need better time management skills though.

See you in 2009! Have a good year!

No Update. Why? ( No Comments » )

Jawaban: Gw baru aja pindah tempat kost.

Walaupun tempat kos gw ga terlalu bagus, tapi ok lah buat ditinggalin. Sementara ini gw butuh internet ama laptop. Musti pasang dulu line telpon, terus baru dapat ADSL.

Tempat baru??

Belajar masak dong…… Mulai dari awal, belajar masak telor dadar. Hahahahahaha

Note to self: Jangan kebanyakan minyak goreng, sama jangan lupa kasih garem.